Pasang Info Gratis:

PUPUK ORGANIK: Sepuluh Kepribadian Orang Sukses

GOLDEN HARVEST

Urea Mahal?

Supplay Tersendat?



Jangan Khawatir...



Teknologi GOLDEN HARVEST
Terbukti Mampu Memangkas 50% Kebutuhan
Urea dan Pupuk kimia Anda.



















Tanah merupakan media alam untuk pertumbuhan tanaman. Tanah menyediakan unsur-unsur hara sebagai makanan tambahan untuk pertumbuhannya. Unsur hara di dalam tanah berasal dari mineral dan bahan organik yang ada di dalam tanah. Unsur hara ini kemudian diserap oleh akar tanaman dan melalui daun dirubah menjadi karbohidrat, protein, lemak, dan zat-zat lain yang dapat dimanfaatkan oleh hewan dan manusia.


Sayangnya unsur hara di dalam tanah tidak semuanya dalam bentuk tersedia yang dapat langsung diserap olah tanaman. Untuk menyediakan unsur hara yang cukup untuk pertumbuhan tanaman para petani biasanya menambahkan pupuk kimia dan bahan organik kedalam tanah. Penggunaan pupuk kimia tiap tahun makin meningkat. Penggunaan pupuk kimia yang tidak efisien dan berlebihan, ternyata bisa menimbulkan pencemaran lingkungan. Pupuk kimia disatu pihak memang memberikan hasil yang sangat menabjubkan bagi hasil pertanian dalam jangka pendek. Tapi dilain pihak, efeknya ternyata meninggalkan endapan/residu kimia yang tidak terurai oleh organisme tanah, sehingga tanah tidak dapat direhabilitasi yang berakibat pada berkurang dan hilangnya sari tanah yang diperlukan tanaman. Selanjutnya hasil tanaman akan terus berkurang jika pupuk tidak ditambah dengan persentase lebih banyak pada lahan yang sama. Pada akhirnya tanah tersebut tidak dapat lagi ditanami dan menjadi lahan kosong dan tandus.


Uraian diatas menegaskan bahwa permasalahan utamanya adalah bagaimana menyediakan unsur hara di dalam tanah tanpa menimbulakan akibat yang merugikan dimasa yang akan datang. Jawabannya adalah dengan penggunaan teknik mikrobiologi. Mikroba ini diberikan ke dalam tanah sebagai inokulan untuk membantu memfasilitasi atau menyediakan unsur hara tertentu bagi tanaman. Beberapa mikroba penting yang mampu menyediakan unsur hara adalah:


  • Azotobacter
Salah satu mikroba penambat nitrogen yang berasosiasi dengan perakaran tanaman. Selain kemampuannya menambat nitrogen, mikroba ini juga mampu menghasilkan hormon yang kurang lebih fungsinya sama dengan hormon pertumbuhan tanaman dan menghambat pertumbuhan jamur jenis tertentu. Azotobacter dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman melalui pasokan nitrogen udara, pasukan pengatur tumbuh, mengurangi kompetisi dengan mikroba jenis lain dalam menambat nitrogen, dan membuat kondisi tanah lebih menguntungkan untuk pertumbuhan tanaman.


  • Azospirillium
Azospirillium juga merupakan mikroba yang tinggal di daerah perakaran. Infeksi mikroba ini menyebabkan percabangan akan lebih berperan dalam penyerapan hara. Keuntungan lainnya, saat berasosiasi dengan perakaran mampu menambat nitrogen maka keberadaan nitrogen di dalam tanah dapat dipertahankan dalam jangka waktu yang lebih panjang, sehingga akan mengurangi pasokan nitrogen dari pupuk kimia. Azospirillium menurunkan kehilangan nitrogen akibat pencucian, denitrifikasi, dan bentuk kehilangan nitrogen lain.


  • Mikroba Pelarut Phosphat
Mikroba ini mampu membuat Phoshat (P) menjadi tersedia untuk tanaman, dan menghalangi terjeratnya Phosphat (P) oleh unsur-unsur yang lain. Manfaat lain adalah dapat menigkatkan kesehatan akar dan pertumbuhan tanaman melalui perlindungannya terhadap penyakit.


  • Mikroba Pendegradasi Selulosa
Merombak selulosa sehingga bisa memineralisasi bahan oraganik berselulosa dan melepas unsur-unsurnya yang terjebak dalam ikatan Kalium dan Aluminium (Al) sehingga tersedia bagi tanaman.


  • Lactobacillus
Mikroba ini berfungsi sebagai mikroba pelarut Phosphat yang terikat di tanah oleh Kalsium dan Magnesium di tanah alkalis dan yang terikat oleh Aluminium (Al) di tanah asam.


  • Pseudomonas
Mikroorganisme tanah seperti bakteri Pseudomonas sp. dapat mengeluarkan asam asam organik seperti asam fomiat, asetat, dan laktat yang bersifat dapat melarutkan bentuk-bentuk fosfat yang sukar larut tersebut sehingga tersedia bagi tanaman. Pseudomonas juga mampu meronmbak senyawa aromatik tertentu sehingga tidak menjadi racun bagi tanaman.


  • Hormon Auksin
Selain mikroba, Golden Harvestjuga mengandung zat pengatur tumuh/hormon tumbuh jenis Auksin atau IAA (Indole Acetic Acid), yaitu: hormon tumbuh yang tidak terlepas dari proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
IAA ini berfungsi sebagai hormon pengembangan sel yang struktur kimianya menyerupai Asam Amino Tritopan.
Jika diberikan IAA pada tanaman, pertumbuhan akar cepat dan juga dapat mempercepat pembentukan rambut akar, memperpanjang akar dan pertumbuahan batang serta daun.
Dengan demikian mengoptimalkan penyerapan hara dalam tanah.



Semakin meningkatnya pemahaman para petani untuk menjaga kesuburan tanah dan kualitas lingkungan, menjadikan Golden Harvest sebagai alternatif pupuk yang sangat tepat. Tiens Golden Harvest mengandung mikroba-mikroba terbaik yang manfaatnya sudah teruji. Masing-masing mikroba yang ada di dalam Golden Harvest secara umum mempunya fungsi menjaga kesuburan biologi tanah, mengoptimalkan kinerja akar dalam menyerap unsur hara, menyediakan unsur hara makro dan unsur hara mikro, dan dapat menjaga kondisi fisik tanah sehingga mudah diolah. Aplikasi Golden Harvest dapat memberikan keuntungan terutama meningkatkan hasil panen dan menghemat penggunaan pupuk kimia.


PUPUK KIMIA
  • Urea : Mengandung Nitrogen (N) 46%, N dapat menguap 20 s /d 30% dan sebagian dapat terikat dalam tanah.
  • TSP (Triple Super Fospat) : Mengandung P sebesar 40 s/d 47%.
  • KCL : Mengandung 48 s/d 60% K2.
  • NPK

Kebutuhan Unsur Hara

Makro Utama:
  • Nitrogen (N) berbentuk Nitrat atau Amonium
  • Fospat (P)
  • Kalium (K)
Makro Sekunder:
  • Sulfur (S)
  • Magnesium (Mg)
  • Kalsium (Ca)
Mikro:
  • Moron (B)
  • Seng (Zn)
  • Besi (Fe)
  • Mangan (Mn)
  • Tembaga (Cu)
  • Molibdenum (Mo)
  • Natrium (Na)
  • Aluminium (Al)




Aplikasi Teknologi:
"Agricultural Growth Promoting Inoculant, suatu inokulan campuran yang berbentuk cair, mengandung hormon tumbuh dan berbahan aktif bakteri penambat N2 secara asosiatif, mikroba pelarut P dan penghasil selulase"





















Penggunaan Pupuk Golden Harvest pada Padi.


Kiri Menggunakan Golden Harvest (GH) Pertumbuhan cepat dan merata,

Dan kanan secara konvensional.


Hasil Menggunakan Golden Harvest



Akar Padi yang Menggunakan GH.

Akar Padi Secara Konvensional.





Hasil Jagung.

Hasil Sawit menggunakan GH.



Tanaman Kentang Menggunakan GH.
/>



Aplikasi Pada Tanaman Hias.




Pada tanaman Singkong.




Tomat.




Aplikasi Pada Tanaman Cabai.



Aplikasi GH pada Tanaman Kembang Kol.




Kembang Kol Tanpa menggunakan GH.







Dapatkan sekarang juga Golden Harvest.



Harga Promo: Rp 90.000

Harga Pasaran: Rp 103.500

Hubungi Gusti ALi Syahbana :
081365664082

E-mail: alikeyblog@gmail.com
Jl. Sederhana no. 938 Tembilahan-riau

12 Alasan PERTANIAN & PERKEBUNAN Memilih Golden Harvest

Pupuk merupakan salah satu unsur penting bagi pertanian dan perkebunan, karena dengan pupuk hasil panen akan menigkat atau setidaknya stabil. Sekalipun biaya pupuk termasuk salah satu komponen biaya tinggi, petani atau pekebun tidak segan-segan mengeluarkan anggaran untuk pemupukan.

Sayangnya sekalipun petani atau pekebun sudah menyiapkan anggaran pembelian pupuk, ternyata tidak juga mudah mencari pupuk di pasaran. Dan penggunaan pupuk kimia berkepanjangan mengakibatkan lahan pertanian semakin tidak subur yang menyebabkan semakin besarnya persentase penggunaan pupuk pada lahan pertanian atau perkebunan.


Kali ini akan dibahas lengkap 12 keunggulan pupuk Golden Harvest.




Alasan 1
Golden Harvest Meningkatkan Kesuburan Tanah, Bisa Dipakai di Lahan Gambut, Tanah Kritis, dan Tanah Cadas




Jika kita memakai pupuk Golden Harvest pada tanah pertanian atau perkebunan maka tanah atau lahan semakin lama semakin subur. Sebaliknya jika kita hanya mengandalkan pupuk kimia, ditambah penggunaan pestisida kimia, maka tanah semakinlama semakin tidak subur.


Golden Harvest sudah terbukti bisa meningkatkan kesuburan tanah. Bahkan di lahan gambut, lahan kritis, tanah cadas dan di tanah yang tidak subur. Golden Harvest bisa membantu meningkatkan hasil produksi pertanian dan perkebunan.

Efek Samping Pupuk Kimia dan Pestisida Kimia
Salah satu masalah utama pertanian adalah lahan semakin lama semakin tidak subur. Salah satu penyebab merosotnya kesuburan tanah adalah penggunaan pupuk kimia yang tidak diimbangi dengan keseimbangan biologis.

Efek Samping Penggunaan Pupuk Kimia Secara Terus Menerus Adalah:
  • Stuktur tanah menjadi keras.
  • Kemampuan tanah untuk mengikat air semakin berkurang.
  • Matinya/berkurangnya mikroba-mikroba yang berguna untuk menguraikan unsur hara (N,P,K,dll) yang terdapat di dalam tanah, menjadi senyawa yang mudah diserap oleh tanaman.
Apabila penggunaan zat-zat kimia pada pertanian tetap dilanjutkan tanpa penyeimbangan unsur biologis, dalam waktu tidak terlalu lama tanah akan semakin tidak subur hingga lama kelamaan tanah tidak layak untuk ditanami lagi.


Manfaat Golden Harvest Untuk Tanah

Terhadap sifat fisik tanah
  • Meningkatkan daya sanggah air tanah.
  • Meningkatkan daya simpan hara.
  • Menigkatkan aerasi (kandungan oksigen) tanah.
  • Menguangi kepadatan tanah.

Terhadap Sifat Kimia Tanah
  • Meningkatkan ketersediaan unsur hara di dalam tanah.
  • Memperbesar kapasitas tukar kation tanah.
  • Meningkatkan kelarutan unsur P dalam tanah.
Terhadap Sifat Biologi Tanah
  • Meningkatkan aktivitas mikroorganisme yang terdapat dalam tanah.
  • Meningkatkat populasi mikroba yang menguntungkan di dalam tanah.




Alasan 2
Hemat Pupuk Kimia 50%
Hemat Biaya Pemupukan




Jika kita memakai Golden Harvest pada lahan pertanian atau perkebunan, maka kita bisa mengurangi penggunaan pupuk kimia sampai setengahnya (50%) dari yang selama ini bisa digunakan.

Pupuk adalah salah satu komponen biaya tertinggi yang dibutuhkan untuk mengelola lahan pertanain dan perkebunan, artinya penghematan 50% pupuk kimia merupakan kontribusi yang luar biasa dan membebaskan petani dan pengelola perkebunan dari masalah kekurangan pupuk kimia yang selalu membelit, serta masalah pertanian berbiaya tinggi.

Kenapa tumbuhan butuh pupuk Kimia?
Seperti manusia, padi juga butuh makanan, makanan pokok Padi adalah Nitrogen (N), Phospat (P), dan Kalium (K).

Nitrogen (Urea)
Tumbuhan memerlukan nitrogen untuk pertumbuhannya. Kekurangan Nitrogen menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak normal, kerdil, daunnya menguning dan kering. Nitrogen sebenarnya adalah unsur paling dominan di atmosfer, 78.8% volume udara terdiri dari nitrogen. Akan tetapi tumbuhan sulit menyerap nitrogen yang terapung di udara. Karena itu akhirnya tumbuhan sering di beri pupuk urea yang kandungan utamanya adalahn Nitrogen.

Phosphor/Fosfor (P) (TSP)
Phosphat berguna bagi pertumbuhan akar, sebagai bahan dasar protein, mempercepat penuaan buah, memperkuat batang tanaman, meningkatkan hasil biji-bijian dan umbi-umbian. Kekurangan Phosphor menyebabkan tanaman menjadi kerdil, pertumbuhan akar tidak baik dan pertumbuhan cabang dan ranting jadi runcing.
Pemberian pupuk TSP adalah untuk pemberian hara dalam tanaman.

Kalium (KCL)
Secara umum kalium membantu pembentukan protein dan karbohidrat selain itu juga berfungsi untuk memperkuat jaringan tanaman dan berperan dalam pembentukanantibodi tanaman yang bisa melawan penyakit dan kekeringan. Jika kekurangan kalium tanaman tidak tahan terhadap penyakit, kekeringan dan udara dingin.
Pemberian pupuk Kcl adalah tidak lain untuk menambah unsur hara Kalium dalam tanah.




Bagaimana Golden Harvest
Bisa Menghemat 50% Pupuk Kimia?

Pupuk Golden Harvest tidak mengandung unsur hara kimia, akan tetapi mikroba dalam pupuk ini mempunyai kemampuan untuk mempermudah tanaman menyerap unsur hara yang ada di dalam tanah.
Artinya sekalipun tidak mengandung unsur kimia, pupuk ini bisa meningkatkan penyerapan nitrogen, pospat, kalium, dll.

Sehingga sekalipun kita mengurangi pupuk kimia sebanyak 50% tetapi bagi tumbuhan pasokan nitrogen, phosphat dan kalium tetap relatif sama.
Bagaimana itu bisa terjadi?

Mikroba pemasok Nitrogen (Penambat Nitrogen)
Pupuk Urea diberikan untuk menambah kadar nitrogen dalam tanah.
Golden Harvest tidak mengandung nitrogen. Tetapi mikroba di dalamnya bisa membuat tanaman bisa menyerap secara maksimal unsur haraa yang ada di dalam tanah. Dengan bantuan mikroba Azotobater Sp. dan Azospirillium Sr. yang terkandung dalam Golden Harvest, konsentrasi nitrogen dan penyerapan mikroba bisa meningkat dua kali lipat, karena itu sekalipun pupuk kimia dikurangi 50%, bagi tanaman tidak mengurangi asupan Nitrogen.

Keunggulan pasokan Nitrogen dengan mikroba
Menurut penelitian Prof. Dr. Lukman Gunarto, mengguanakan 6 litar pupuk Hayati Golden Harvest pada 1Ha lahan sawah, 3 kali aplikasi akan menghasilkan Nitrogen (N) sebesar 90 kg atau sebanding dengan 200 kg Pupuk Urea.

Mikroba ini habitatnya di tanah dan menetap di ujung akar, sehingga tidak mudah terbawa air.


Sebaliknya ketika kita membeli 100 kg urea sebenarnya isinya hanya sekitar 40 s/d 50% saja Nitrogennya, dan lebih parah lagi dari nitrogen yang kita sebar ditanah, 40-50% Nitrogen terbuang sia-sia karena tidak diserap oleh tanaman, hilang melalui penguapan, pencucian/leacing, serta terbawa aliran air hujan (run off).





ALASAN 3

Cocok Untuk Berbagai Jenis Tanaman
dan Berbagai Jenis Kebutuhan



Pupuk
Golden Harvest bisa menigkatkan produktivitas berbaggai macam jenis tanaman.
Uniknya, pupuk ini seolah mengetahui apa yang dubutuhkan kita dari sebuah tanaman. Kalau kita gunakan untuk karet maka yang kental getahnya, tapi kalau kita gunakan pada tembakau yang besar daunnya.
Apa yang terjadi pada tanaman jika kita menggunakan
Golden Harvest?

Bawang
Tanaman bawang yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, umbi bawwangnya akan lebih besar dan jumlah siung bisa bertambah.

Buah
Pohon buah-buahan yang di pupuk dengan tambahan Golden Harvest, buahnya akan lebih besar dan lebih banyak.

Cabai
Tanaman Cabai yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, Cabainya kan lebih besar dan rasanya lebih pedas.

Jangung
Tanaman jagung yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, Tongkolnya akan lebih besar. Bahkan di sumatera 1 tongkol jagung beratnya bisa mencapai 1 kg.

Kakao
Tanaman Kakao (coklat) yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, buah kakaonya akan lebih besar. Bahkan banyak kebun Coklat yang buahnya kini sebesar buah Pepaya.

Kacang-kacangan
Tanaman kacang yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, kacangnya akan lebih besar dan lebih banyak. Pada kacang panjang, maka lebih panjang. Bahkan ada kacaang panjang yang panjangnya mencapai 1 meter.

Karet
Tanaman Karet yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, getahnya akan lebih banyak dan lebih kental. Bahkan di Kalimantan, pohon karet yang sudah tidak produktif bisa mengeluarkan getah lagi.

Kentang
Tanaman Kentang yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, Umbinya lebih besar, jumlah umbi juga legih banyak.

Padi
Tanaman Padi yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, Padinya lebih banyak, anakannya lebih banyak, gabahnya sedikit yang kopong.

Sawit
tanaman Sawit yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, tandan buah segarnya akan lebih besar, lebih berat, dan lebih banyak sawitnya.
Contoh di Sumatera, Ada satu lahan rata-rata 1 tandan kelapa Sawit beratnya 40 kg dari pohon sawit umur 8 tahun. Lalu di lahan lain yang pakai Golden Harvest berat 1 tandan bisa mencapai 67 kg padahal umur kelapa sawit yang dipupuk sudah 10 tahun.

Singkong
Tanaman Singkong yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, umbinya lebih besar, lebih panjang dan banyak.
Bahkan singkong yyang ditanam dengan pupuk hayatin Golden Harvest ini sudah memcahkan rokor MURI sebagai singkong terpanjang, hampir mencapai 2 meter.

Sayuran
Sayuran yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, daunnya lebih besar dan tumbuh lebihh banyak.

Tomat
Tanaman Tomat yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, buahnya lebih besar dan tumbuh lebih banyak.

Tembakau
Tanaman Tembakau yang dipupuk dengan tambahan Golden Harvest, daunnya lebih besar dan aromanya lebih terasa.




ALASAN 4
Produktivitas Meningkat



Jika kita menambahkan Pupuk Golden Harvest
pada lahan pertanian atau perkebunan, maka produktivitas bisa meningkat.

Penigkatan produktivitas bisa mencapai 20 s/d 50%. Tetapi mengingat biaya yang dikeluarkan untuk pupuk kimia menjadi berkurang, maka keuntungan yang bisa diperoleh lebih besar lagi.

Nah... di artikel saya berikutnya akan dimuat rangkuman kesaksian dari beberapa daerah yang menggunakan pupuk Hayati
Golden Harvest.



ALASAN 5
Tumbuh Lebih Cepat,
Panen Lebih Cepat



Jika kita menggunakan
Golden Harvest pada lahan maka waktu panen akan lebih cepat.
tanaman yang ditanam dengan Golden Harvest lebih cepat tumbuh dan cepat matang.

Pada Padi biasanya panen lebih cepat seminggu atau 10 hari dari yang tidak menggunakan Golden Harvest. Panen lebih cepat membuat Padi relatif aman dari hama Tikus, karena tikus biasanya menyerang menjelang masa panen. Akan tetapi kita harus mewaspadai hama Burung. Kita harus mengantisipasi lebih cepat, karena jika hanya sawah kita yang sudah panen sedangkan sawah lain belum, bisa-bisa hanya lahan kita yang diserang hama Burung.

Pada Jagung panen bisa 6 atau 7 hari lebih cepat.
Seperti kesaksian dari desa Bojong, sebelum menggunakan pupuk hayati, Jagung Manis yang dipanen pada usia 80 haridan setelah menggunakan pupuk hayati Golden Harvest, jagung dipanen pada usia 74 hari.

Pada tanaman sawit, tanaman sudah mulai produktif pada usia muda.
Di Lampung bahkan tanaman sawit usia 3 tahun sudah langsung produktif tanpa melewati masa buah pasir.

Pada tanaman Tembakau bisa lebih cepat seminggu atau dua minggu.
Bapak Amat dari Sumedang menyatakan panen setelah menggunakan Golden Harvest lebih cepat 2 minggu dibanding sebelumnya.

Pada tanaman sayuran biasanya sayur bisa dipanen lebih cepat 1 minggu.




ALASAN 6
Masa Petik Lebih Banyak
Tanaman Lebih Sering Berbuah



Tanaman buah ada 2 macam, tanaman buah semusim dan tanaman buah tahunan (tanaman keras). Tanaman buah tahunan biasanya bisa dipetik bertahun-tahun. Akan tetapi pada tanaman buah semusim seperti tomat, paprika, cabai, hanya bisa dipetik satu musim saja setelah itu dibongkar dan ditaman ulang. Biasanya dalam masa tanam tertentu, buah pada tanaman bisa dipetik bebeapa kali.

Jika kita memakai
Golden Harvest pada tanaman yang menghasilkan buah maka masa petik buah kan lebih banyak. hal ini akan lebih terlihat pada tanaman buah semusim, misalnya pada tanaman Cabai dan Tomat.

Biasanya Tomat atau Cabai yang dalam 1 musim tanam, hanya bisa memetik 25 kali, setelah memakai
Golden Harvest bisa meningkat sampai 35 kali pemetikan. Artinya buah banyak, dan lebih sering berbuah.




ALASAN 7
Ujuran Buah, Umbi, Biji,
Lebih Besar dan Lebih Berat



Pada tanaman buah, jika kita memekai Golden Harvest, maka ukuran buahnya akan besar-besar dan buahnya lebih segar dan tahan lama. Selain itu buahnya juga lebih berat dan lebih padat.

buah semangka di Sumatera Utara, yang pakai pupuk Golden Harvest berat buahnya bisa mencapai 7-8 kg, padahal buah semangka yang tidak memakai Golden Harvest berat maksimalnya hanya 4,5 sampai 5 kg.

Demikian juga pada Cabai, berat Cabai per karung bisa mencapai 4 kg/karung, padahal cabai lain 1 karung tidak mencapai seberat itu.

Pada tanaman umbi-umbian, jika kita memakai Golden Harvest, maka umbi akarnya akan lebih besar-besar, pada singkong akan lebih besar dan lebih panjang, pada kentang akan lebih besar kentangnya dan lebih banyak.

Pada tanaman biji-bijian, seperti kacang, maka kacang akan lebih besar dam lebih banyak. Pada kacang panjang, bahkan panjangnya bisa mencapai 1 meter.




ALASAN 8
Daun Lebih Lebar, Lebih Rimbun



Jika kita menggunakan pupuk Golden Harvest, maka daun akan lebih sehat, lebih lebar sehingga membantu fotosintesis dan mengurangi gulma (tanaman liar) karena terhalang dari sinar matahari.

Daun yang tambah lebar sangat menguntungkan bagi petani tembakau, pada singkong daun singkong juga bisa dijual.

Untuk membuat daun sehat tidak perlu pupuk daun, karena pupuk ini menyehatkan daun melalui asupan nutrisi dari akar.




ALASAN 9
Buah, Biji, Daun, Atau Bunga
Lebih Tahan Lama,
Tidak Mudah Busuk, Tidak cepat Layu



Jika kita memakai Golden Harvest pada lahan pertanian atau perkebunan, maka buah, biji, daun, atau bunga yang dihasilkan akan lebih tahan lama.

Padi yang dihasilkan dengan memakai pupuk Golden Harvest akan lebih tahan lama, tidak mudah menguning, dan berkualitaas tinggi.

Biasanya padi jika terlalu lama disimpan akan berubah warna berasnya. Setelah panen dan disimpan dahulu menunggu proses berikutnya. Akan tetapi pada sebagian beras setelah disimpan, ketika digiling berasnya terlihat agak berwarna keabu-abuan kekuning-kuningan.

Akan tetapi, jika kita menggunakan pupuk Golden Harvest maka akan tetap putih berasnya dan lebih tahan lama. Bahkan ketika sudah ditanak jadi nasi, nasinya tidak cepat basi.

Cabai yang ditanam dengan Golden Harvest tidak mudah busuk, lebih tahan lama. Petani tidak terburu-buru menjualnya dan bisa menunggu harga yang pantas.

Buah dari tumbuhan yang ditanam dengan Golden Harvest tidak mudah busuk lebih tahan lama.

Contohnya Semangka yang ditanam dengan Golden Harvest di daerah Sumatera Utara. Buah tersebut disimpan selama 1 bulan dan ketika dibelah ternyata masih segar dan manis. Padahal semangka 2 minggu saja sudah tidak enak dimakan.

Sayuran yang ditanam dengan Golden Harvest lebih tahan lama dan tidak cepat layu.

Bunga yang ditanam dengan Golden Harvest lebih cerah, segar dan tidak mudah layu.




ALASAN 10
Tanaman Lebih Sehat,
Lebih Tahan Hama, dan Sedikit Gulma



Jika kita memakai Golden Harvest pada lahan pertanian dan perkebunan, maka tanaman akan lebih sehat, lebih tahan Hama dan Gulma (tanaman Liar) yang tumbuh lebih sedikit.

Apakah Pupuk ini bisa membasmi Hama?
Memang Pupuk Golden Harvest bukan pembasmi Hama seperti Pestisida. Jika ada hama menyerang tetap dibutuhkan Pestisida. Akan tetapi, pupuk Golden Harvest mempunyai mikroba Pseudomonas Sp. yang bisa mengurai Pestisida dalam tanah sehingga racun kimia tersebut tidak berbahaya bagi tanaman, tanah dan manusia yang mengkonsumsi hasilnya.

Apakah pupuk ini bisa mengurangi Hama serangga atau Binatang?
Pupuk ini bukan pengusir Hama Serangga atau Binatang, akan tetapi karen pupuk ini membuat tanaman menjadi sehat, maka tumbuhan mempunyai daya tahan lebih terhadap hama Serangga atau Binatang.

Selain itu karena tanaman padi yang diberi pupuk Golden Harvest relatif lebih sehat, maka tidak banyak daun yang berguguran. Daun yang berguguran bagaimanapun akan mengotori lahan dan membuat hama binatang atau serangga menetap.

Apakah pupuk Golden Harvest bisa mengurangi Gulma?
Pupuk ini buka pembunuh Gulma, akan tetapi karena tanaman tumbuh sehat dan daunnya rimbun serta cepat tinggi, maka rumput dan Gulma terhalang mendapatkan sinat matahari sehingga rumput dan gulma tidak tumbuh leluasa. Karena itu Gulma tidak berkembang dengan baik.

Selain itu pupuk ini juga membuat akar tumbuh lebih banyak, sehingga hara makanan terserap secara optimal, dan gulma justru sulit mendapatkan hara, karena tidak kebagian.




ALASAN 11
Ramah Lingkungan dan
Tidak Meninggalkan Residu Pestisida



Jika petani Padi memakai Golden Harvest pada sawah mereka maka produk yang dihasilkan bebas dari residu bahan kimia.

Mikroba di dalam Golden Harvest mampu mengurai residu pestisida dan kimia lainnya, sehingga menjadi unsur yang tidak berbahaya.

Dalam uji coba laboratorium di lembaga independen Sucofindo, terbukti bahwa beras yang diberi pupuk Golden Harvest bebas dari berbagai zat kimia yang membahayakan.




Alasan 12
Meningkatkan Kesejahteraan
Petani Atau Pekebun



Jika petani atau pekebun memakai Golden Harvest pada sawah atau lahannya maka kesejahteraan mereka bisa meningkat.

Ada 2 hal utama yang membuat mengapa kesejahteraan petani atau pekebun bissa meningkat.

Pertama,
Pupuk Golden Harvest membantu petani atau pekebun
menghemat biaya produksi dan biaya operasional, artinya petani atau pekebun berkurang beban finansialnya.

Kedua,
Hasil panen meningkat, berarti petani atau pekebun mendapat tambahan penghasilan. Karena biaya produksi menurun tetapi pendapatan meningkat, sebenarnya petani atau pekebun sudah mendapatkan penghasilan ganda.

Piagam dari Sri Sultan Hamengkubuwono X untuk UNICORE


Sri Sultan Hamengku Buwono X pada saat menghadiri Vision Seminar di Yogyakarta Nov 2008 memberikan piagam khusus kepada Unicore.

Izin Departemen Pertanian Untuk TIENS GOLDEN HARVEST


Di atas adalah surat izin yang diterbitkan oleh Departemen Pertanian tertanggal 13 Maret 2009 untuk pupuk hayati TIENS GOLDEN HARVEST.

Bukan berat Beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul

Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?"

Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya. " kata Covey.

"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat."

"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey. "Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi". Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar & mampu membawanya lagi.
Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.

Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya. ..
Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.
Start the day with smile and have a good day
Don't forget to pray before u start ur day

There is no Shortcut to Success

Seorang calon murid shaolin ingin melamar masuk ke sebuah perguruan shaolin yang paling terkenal karena reputasinya.
Ia diberi kesempatan beraudensi dengan sang Guru yang sangat bijaksana.
Dengan semangat ia bertanya,"Berapa lama waktu yang saya butuhkan untuk menjadi pesilat yang terhebat di daratan Cina?"
Sang Guru berkata,"Dibutuhkan waktu sepuluh tahun."
Anak muda itu berkata lagi,"Anda tidak mengerti maksud saya, saya akan bekerja dengan sangat keras pagi, siang, dan malam, jadi menurut Anda berapa lama saya bisa menjadi yang terhebat?"
Sang Guru berpikir sejenak lalu berkata,"Dengan niat seperti itu, Anda membutuhkan waktu dua puluh tahun!"
Anak muda itu sangat kaget dengan jawaban sang Guru dan ia balik bertanya,"Kenapa?"
Sang Guru menjawab,"Karena niat Anda bukan mempelajari ilmunya, Anda hanya ingin cepat selesai dan menjadi pesilat tangguh. Dengan sikap seperti itu akan butuh waktu yang lebih panjang karena Anda mempunyai keinginan untuk mengambil jalan pintas untuk menjadi yang terbaik. Sikap seperti ini akan membuat Anda menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan Anda."